Heboh Permen PCC Yang Dikonsumsi Siswa SD di Ambarawa, Ternyata Hoax


Heboh Permen PCC Yang Dikonsumsi Siswa SD di Ambarawa, Ternyata Hoax – Informasi peredaran permen berisi PCC dan dikonsumsi murid SD menyebar di media sosial. Kepolisian kemudian menindaklanjuti kabar tersebut dan memahami informasi yang viral itu adalahhoax.
Mohon perhatian guna stakeholder bersangkutan, terinformasi bahwa sudah beredar permen susu berisi PCC dan telah beredar di Ambarawa sasarannya ialah sekolah-sekolah dan dipasarkan Rp. 2.000 dapet 1 renteng. Mohon di share di grup-grup yang ada guna kewaspadaan dan proteksi terhadap belum dewasa generasi untuk sekolah-sekolah, begitu suara di antara informasiyang tersebar via WhatsApp. 
Selain tersebut ada pula sejumlah informasi serupa dengan bahasa yang bertolak belakang namun dengan maksud inti yang sama. Atas informasi tersebut, kepolisian dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Tengah mengerjakan kroscek dan ternyata tidak ditemukan peristiwa tersebut.
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Lukas Akbar menuliskan timnya telah ke Ambarawa, Kabupaten Semarang bareng personel BPOM. Sejumlah SD ditemui termasuk menanyai semua siswa.
Itu merespon isu yang viral bahwa permen itu berisi PCC, kata Lukas untuk detikcom.
Informasi lain melafalkan permen yang dinamakan berisi PCC tersebut berbentuk hewan. Dari hasil kepolisian mengunjungi sejumlah SD di Ambarawa, permen susu berbentuk fauna yang dimaksud dibeli ekuivalen Rp 500 dan tidak memunculkan efek samping.
Selain tersebut setelah diperiksa arahan produk oleh BPOM, ternyata terdaftar dan diproduksi di Jakarta. Foto permen berwarna putih berbentuk fauna pun turut tersebar beserta informasi hoax tersebut.
Petugas pun sudah berjuang mencari permen yang dinamakan berisi PCC di Pasar Projo Ambarawa dan ternyata kesannya nihil. Koordinasi kembali dilaksanakan dengan Polsek Ambarawa guna memantau andai ada peredaran PCC di sana.
Itu isu mula yang lantas ditindaklanjuti dengan pemeriksaan  lapangan ke BPOM dan lapangan, cerah Lukas.
Lukas menjelaskan, informasi yang menyebar itu berawal dari pengungkapan pabrik PCC di Banyumas hari Selasa (19/9) lalu. Informasi hoax tersebut pun ada yang diselipkan dalam informasi pengungkapan pabrik PCC sampai-sampai seolah benar terjadi.
Makara yang Ambarawa hoax, yang Banyumas (penggerebekan pabrik PCC) betul, sudah sejumlah hari kemudian dan telah dimuat di media massa, imbuhnya.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below