.:[Close][Klik 2x]:.
Kisah Menangisnya Rasulullah Saat Mendengar Keyakinan Seorang Badui Yang Tak Mengenalnya Saat Thawaf |

Kisah Menangisnya Rasulullah Saat Mendengar Keyakinan Seorang Badui Yang Tak Mengenalnya Saat Thawaf

Dalam sebuah riwayat dikisahkan bahwa Rasulullah sedang melaksanakan thawaf dan ketika sedang melaksanakan ibadah tersebut, dia mendengar seseorang yang berdzikir dengan penuh kekhusyukan. Tampak orang tersebut tidak merasa terganggu dengan banyaknya orang-orang yang menyenggol dirinya dan terus mengucap “Ya Karim.. Ya Karim”.

Kisah Menangisnya Rasulullah Saat Mendengar Keyakinan Seorang Badui Yang Tak Mengenalnya Saat Thawaf

Begitu terkesannya Rasulullah dengan dzikir orang tersebut sehingga dia yang berada di belakangnya pun ikut menjiplak ucapan tersebut. Mendengar ada orang lain yang mengikuti dzikirnya, orang itu pun melihat ke salah satu sisi Ka’bah dan melanjutkan bacaannya, “Ya Karim Ya Karim”.

Namun ternyata Rasulullah tetap mengikuti bacaan orang yang diketahui merupakan Arab Badui. Merasa dirinya diolok-olok, orang badui itu pun menoleh ke belakang dan mendapati seseorang yang melaksanakan dzikir serupa.

Karena melihat penampilannya yang berbeda dari kebanyakan orang di sekelilingnya, orang badui yang tadinya hendak melaksanakan tindakan pun hanya berkata:

“Wahai orang tampan! Apakah engkau memang sengaja memperolok-olokku, alasannya yaitu saya ini yaitu orang arab badwi? Kalaulah bukan alasannya yaitu ketampananmu dan kegagahanmu, pasti engkau akan saya laporkan kepada kekasihku, Muhammad Rasulullah.”

Terang saja, mendengar ucapan orang badui tersebut Rasulullah hanya tersenyum dan bertanya, “Tidakkah engkau mengenali Nabimu, wahai orang arab?”

“Belum,” jawabnya.

Rasulullah nampak heran dengan keyakinan orang badui tersebut yang mengaku Rasul menjadi kekasihnya namun tidak pernah bertemu sama sekali.

“Jadi bagaimana kau beriman kepadanya?”

Dengan tegas orang arab badwi tersebut berkata, “Saya percaya dengan mantap atas kenabiannya, sekalipun saya belum pernah melihatnya, dan membenarkan perutusannya, sekalipun saya belum pernah bertemu dengannya.”

Mendengar ucapan keyakinan yang mantap tersebut, Rasulullah kemudian berkata, “Wahai orang Arab! Ketahuilah saya inilah Nabimu di dunia dan penolongmu nanti di akhirat.”

Sontak arab badui tersebut tidak percaya dengan apa yang didengarnya, ia pun berkali-kali bertanya kebenaran tersebut kepada sosok yang ternyata Rasulullah. Maka orang itu pun eksklusif berusaha mencium kaki Rasulullah, namun Rasulullah menarik badan orang tersebut dan berkata,

“Wahai orang Arab! Janganlah berbuat serupa itu. Perbuatan menyerupai itu biasanya dilakukan oleh hamba sahaya kepada juragannya. Ketahuilah Tuhan mengutusku tidak untuk menjadi seorang yang takabur yang meminta dihormati atau diagungkan, tetapi demi membawa berita.”

Di dikala yang sama turunlah malaikat Jibril membawa informasi dan berkata, “Ya Muhammad! Tuhan As Salam mengucapkan salam kepadamu dan berfirman: “Katakanlah kepada orang arab itu, semoga dia tidak terpesona dengan belas kasih Allah. ketahuilah bahwa Tuhan akan menghisabnya di hari Mahsyar nanti, akan menimbang semua amalannya, baik yang kecil maupun yang besar!”.

Setelah mengucapkan kalimat tersebut, malaikat Jibril pun pergi. Rasulullah kemudian memberikan ucapan Jibril itu kepada orang badui. Ternyata orang badui tersebut justru berkata: “Demi keagungan serta kemuliaan Tuhan, kalau Tuhan akan membuat perhitungan atas amalan hamba, maka hamba pun akan membuat perhitungan dengan-Nya!”

Rasulullah begitu heran dan bertanya, “Apakah yang akan engkau perhitungkan dengan Allah?”

Dengan mantap orang arab badwi tersebut berkata, “Jika Tuhan akan memperhitungkan dosa-dosa hamba, maka hamba akan memperhitungkan betapa kebesaran maghfiroh-Nya. Jika Dia memperhitungkan kemaksiatan hamba, maka hamba akan memperhitungkan keluasan pengampunan-Nya. Jika Dia memperhitungkan kekikiran hamba, maka hamba akan memperhitungkan pula betapa kedermawanan-Nya.”

Seketika itu juga Rasulullah menangis sampai membasahi janggutnya. Maka malaikat Jibril pun turun dan berkata, “Ya Muhammad! Tuhan As Salam memberikan salam kepadamu dan berfirman: “Berhentilah engkau dari menangis! Sesungguhnya alasannya yaitu tangismu, penjaga Arasy lupa dari bacaan tasbih dan tahmidnya, sehingga la bergoncang. Katakan kepada temanmu itu, bahwa Tuhan tidak akan menghisab dirinya, juga tidak akan memperhitungkan kemaksiatannya. Tuhan sudah mengampuni semua kesalahannya dan la akan menjadi temanmu di syurga nanti!”

Ketika Rasulullah memberikan hal itu kepada orang badui, betapa senang dan bahagianya ia mampu menerima jaminan Tuhan dan mampu bersama dengan Rasulullah di darul abadi kelak.

Kisah tersebut telah menjelaskan bahwa bersama-sama Tuhan memiliki ampunan yang begitu luas kepada hamba-Nya dan akan mengampuni setiap dosa asal umat insan memohon ampun serta tidak melakukannya lagi.

Tuhan Ta’ala berfirman:

“Janganlah membesarkan dosa (dengan suatu) kebesaran (tertentu) di sisimu, (sedemikian rupa sehingga) menghalangimu dari berprasangka baik kepada Tuhan Ta’ala; alasannya yaitu bersama-sama barang siapa mengenal Rabbnya, maka ia akan menganggap kecil dosanya di sisi kemuliaan-Nya.” (QS Al Hikmah 29)

Sementara dalam hadist riwayat At Tirmidzi disebutkan bahwa Tuhan akan mengampuni semua dosa sepenuh langit dan bumi yang umat insan lakukan kalau memang meminta ampun kepada-Nya.

“Hai Anak Adam, selama kalian berdoa dan berharap kepada-Ku, niscaya Aku akan menunjukkan ampunan kepada kalian atas semua dosa yang kalian lakukan tanpa Kupedulikan. Hai Anak Adam, seandainya dosa-dosamu mencapai ketinggian langit, kemudian kalian memohon ampun kepada-Ku, niscaya Aku akan mengampuni semua dosa yang telah kalian lakukan tanpa Kupedulikan. Hai Anak Adam, seandainya kalian datang kepada-Ku dengan membawa dosa-dosa sepenuh bumi, kemudian kalian datang kepada-Ku tanpa mempersekutukan Aku dengan sesuatu pun, niscaya Aku akan datang dengan membawa ampunan sepenuh bumi.” (H.R. At-Tirmidzi) Wallahu A’lam

Sumber: kabarmakkah.com

CAR,HOME,DESIGN,HEALTH,FOREX,LIFEINSURANCE,TAXES,INVESTING,BONDS,ONLINETRADING,SEO

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below