TENTANG DAKWAH

Saturday, August 12th 2017. | Uncategorized

TENTANG DAKWAH

Selama dakwah dan ceramah isinya lebih pada menjelaskan kehebatan dan keagungan ajaran Islam pada orang Islam, maka dakwah seperti itu tidak akan menyentuh, berpengaruh apalagi berdampak merubah.

Dakwah seperti itu, bila pun penjelasannya bagus, hanya akan menimbulkan pujian pada da’i atau mubalighnya. “Waah … Bagus nih penceramahnya,” “waah … pinter da’inya, “waah … kelihatan nih ulamanya.”

Semua ungkapan pujian itu adalah da’i-oriented bukan jama’ah-oriented. Semua ungkapan itu harusnya jangan terdengar oleh telinga si penceramah untuk menghindari miss-orientasi dakwah.

Pujian dan kekaguman pada da’i/penceramah bukanlah tujuan dakwah yang, untuk kekeliruan itu, sering dibayar mahal. Tujuan dakwah itu penyadaran diri-diri jama’ah kemudian mendorong mereka berubah lebih baik.

Da’i/mubaligh yang bagus bukan yang menjelaskan Islamnya bagus karena wawasannya luas tapi yang mampu menyadarkan jama’ahnya dengan pengamalan ilmunya, kekuatan jiwanya dan ketulusan dakwahnya.

Maka, da’i yang berkualitas tak berarti yang wawasan Islamnya luas tapi yang daya sentuhnya menggugah, seruannya menggerakkan dan kemampuan menyadarkannya terasakan.

Dan yang begini ini, sering bukan yang terkenal. Wallahu ‘alam.

Artikel lain TENTANG DAKWAH